
Jakarta-Pasca Purnomo Yudhi dan Mardi Lestari pensiun, tak ada sprinter dan pelari lain sekelas mereka. Kendati saat ini kita memiliki Suryo Agung, Harapan kita masih bertumpu pada Suryo. Namun sayang Surya sudah tak muda lagi. Sementara itu generasi kebawahnya ibarat benang terputus.
Kini, saatnya mencari bibit altet yang siap menggantikan Suryo dkk. Namun andai pun kita mendapatkan bibit di ajang Kejurnas Atletik Remaja dan Junior. Masih membutuhkan proses panjang untuk mengasah, memoles, dan membina mereka. Untuk menerima tongkat estafet dari Suryo Agung dkk.
Menurut Ketua Umum PB PASI Bob Hasan saatnya kita menanti pemecahan rekor di kejurnas ini. Dari pada kita hanya membicarakan peluang meraih medali emas di SEA Games Nopember mendatang. “Kita ingin mencipatakn pelari tangguh yang siap memgemban tugas Indonesia. Kendati kita harus membina dalam waktu lama. Namun hasilnya minimal 3 tahun sudah kelihatan, “ kata Bob kepada wartawan, kemarin.
Sebab menurut Bob saat ini banyak atlet andalan Indonesiai prestasinya sudah mulai menurun dan usianya mulai “tua”. Dengan berkonstrasi pada pembinaan atlet remaja dan junior Bob berharap ke depan akan banyak atlet yang dapat disiapkan sebagai pengganti mereka yang kini sudah menurun prestasinya.
Hal senada juga dinyatakan mantan pelari cepat terbaik Indonesia, Purnomo. Dia melihat di cabang olahraga atletik sekarang banyak atlet muda yang postur tubuhnya bagus-bagus, “gagah-gagah dan cantik-cantik”. “Saya setuju lebih baik PB PASI berkonsentrasi dan fokus pada adik-adik ini. Saya yakin kalau mereka dibina dengan baik, pada SEA Games empat tahun mendatang kita dapat merajai di cabang olahraga atletik,” kata Purnomo.
Dalam Kejuaraan Nasional yang disponsori perusahaan jamu Sido Muncul ini para atlet dijanjikan bonus sangat besar. Kalau ada yang mencatat waktu 10,10 detik untuk nomor lari 100 meter, PB PASI akan memberikan bonus Rp 500 juta. Bila ada yang mencatat waktu di bawah 10 detik, akan diberi bonus Rp 1 miliar.
Sementara itu, Jawa Timur masih mendominasi perolehan medali pada hari pertama Kejurnas tersebut, Kamis (7/4). Jatim telah membukukan lima medali emas, satu perak, dua perunggu. Posisi kedua ditempati DKI dengan dua emas, dua perak, dua perunggu. Posisi ketiga Sumatera Barat dengan dua emas dan dua perak. Jordan
Pangdam Jaya: Ada Umat Islam Pakai 'Amar Makruf' untuk Klaim Kebenaran
5 tahun yang lalu