Selamat Datang di BLOG KORAN METRO REALITAS -- Menyajikan Beragam Informasi Peristiwa dan Olahraga
« »
Tampilkan postingan dengan label Lingkar Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lingkar Jakarta. Tampilkan semua postingan

Budi Resmi Jadi Dirut PT Jasa Raharja

Selasa, 26 Februari 2013

JAKARTA-Budi Setyarso resmi menjadi Dirut PT Jasa Raharja (Persero) yang baru untuk periode 2013-2016. Budi menggantikan pejabat lama, Diding S. Anwar.

Budi memang bukan orang baru di PT Jasa Marga. Sebelum mendapat tugas baru dari Kementerian BUMN pada 18 Februari 2013 lalu, Budi menjabat Direktur Operasional. Sedangkan Direktur Operasional dijabat oleh Budi Rahardjo S yang sebelumnya menjabat Kepala Satuan Pengawas Intern.

Di sisi lain Zayad Ghani menjabat sebagai Direktur Keuangan menggantikan Robino Suharsono yang telah purna tugas. Direktur Manajemen Risiko dan Teknologi Informasi dijabat M Wahyu Wibowo, sedangkan Direktur SDM dan Umum dijabat oleh Wiranto, menggantikan Suntoro yang purna tugas.

Seperti kita ketahui, Jasa Raharja merupakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang melaksanakan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang dan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan. (JORDAN
READ MORE - Budi Resmi Jadi Dirut PT Jasa Raharja

RS Zainuttaqwa Gunakan Sports Medicine Center

Rabu, 22 Agustus 2012


BEKASI-BAGI masyrakat awam munkin belum familiar mendengar Rumah Sakit (RS) yang berbasis Sports Medicine. Namun kenyataannya RS itu telah ada. Adalah Rumah Sakit Zainuttaqwa (RSZ) yang terletak di Jalan Kaliabang, Bekasi, RS pertama berbasis Sports Medicine Center di Bekasi. Kendati usianya RSZ ini terbilang Balita yang baru genap usia dua tahun. Sebab berdiri pada (mulai beroperasi) pertengahan Agustus 2010 lalu. Namun soal perkembangannnya terbilang pesat. Selain membuka fasilitas medis standar seperti rumah sakit tipe C, Rumah Sakit dan Sports Medicine Center Zainuttaqwa memang didesain untuk membantu masyarakat umum dan atlet olahraga berprestasi dalam menentukan pilihan dan kadar olahraga yang tepat bagi mereka.

Sang pemilik RSZ adalah DR Dr Zainal Abidin DSM, Internist SpGK. Pria ini adalah Putra asli Bekasi namun lulusan lima Universitas di Jerman. Sehingga pola pemikiranya jauh kedepan dan modern. ”Saya bangga ada orang Bekasi asli yang mampu membangun rumah sakit. Bangunan boleh jadi bintang lima, tapi harganya kaki lima. Ini akan sangat membantu masyarakat yang membutuhkan pengobatan berkualitas dengan biaya terjangkau. Ini sangat menyenangkan,” kata salah satu pasien yang berobat di RSZ saat ditemui wartawan di Bekasi, pada Senin (20/8).

Menurut DR Zainal bahwa pembangunan fisik rumah sakit tersebut untuk menunjang program pemerintah Indonesia Sehat 2010. Serta memberikan kontribusi positif kepada warga kota Bekasi dan sekitarnya. ”Sebagai putera daerah Bekasi, saya membuka rumah sakit yang ramah dan peduli kepada semua orang. Ini sesuai motto kami Caring For Life, Peduli kepada Hidup atau Peduli Selamanya. Dengan format subsidi 30:70, rumah sakit ini tidak akan menyulitkan pasien yang tidak mampu. Semua bisa berobat kemari karena harganya, insya Allah mengambil harga terendah dari RS yang ada di Bekasi,” tegas pria yang juga menjabat Ketua Tim Kesehatan Wasra PON 2012 itu.

Masih menurut pria yang juga menjabat sebagai Sport Science & IPTEK Olahraga KONI Pusat ini bahwa masyarakat kurang pemahaman tentang olahraga. Dalam kajian tentang olahraga sebenarnya bisa digunakan untuk menjaga kesehatan, meningkatkan kesehatan, dan mengembalikan kesehatan. Dalam ilmu olahraga kesehatan, olahraga ada yang bermanfaat sebagai sarana rehabilitasi, sarana rekreasi, dan prestasi. Saat ini masyrakat sudah mulai melakukan senam osteoporosis dan senam ibu hamil. Selain itu, masih ada banyak alternatif olahraga yang lain. ”Kami masih perlu melakukan persiapan dan pembenahan, mulai dari staf sampai peralatan, untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Harapan kami, semua orang yang datang ke tempat kami, baik yang sehat maupun yang sakit, bisa puas memperoleh pelayanan kesehatan yang mereka perlukan,” tambah DR Zainal. (Joko)

READ MORE - RS Zainuttaqwa Gunakan Sports Medicine Center

Mudik Bareng Jasa Raharja Pecahkan Rekor MURI

Rabu, 15 Agustus 2012


PERUSAHAAN PT Jasa Raharja menyelenggarakan mudik gratis bagi para pengendara sepeda motor. Acara pelepasan bus pengangkut pemudik berlangsung di kawasan Parir Timur Senayan, Jakarta, kemarin. Lebih dari 13 ribu orang mengikuti acara mudik gratis tersebut. Jasa Raharja menyediakan 240 bus pariwisata ber-AC untuk mengangkut pemudik menuju 38 kota tujuan di Jawa dan Lampung.

Menurut Direktur Utama Jasa Raharja Diding S Anwar mengatakan, mudik bareng ini menggunakan 240 bus ke 38 kota, yang kebanyakan diikuti pemudik sepeda motor, dengan tujuan mampu meminimalkan kecelakaan di jalan. "Pertimbangannya, dari jumlah santunan kecelakaan yang diberikan Jasa Raharja, kebanyakan untuk pengendara sepeda motor," ujar Diding di sela-sela pelepasan mudik bareng tersebut. Acara mudik bareng ini sudah lima kali diadakan Jasa Raharja. Pada 2009, pesertanya hanya 7.500 orang dengan 150 bus.

K ini meningkat menjadi 13.000 orang. Angka ini cukup pristius, bahkan masuk dalam Rekor MURI. Perusahaan terbesar mwmfasilitasi arus mudik. Panitia memberikan berbagai pembekalan mengenai tips mudik gratis. Selain itu, pemudik pun mendapat bekal kaos, snack, dan obat-obatan keperluan selama perjalanan. Acara tersebut dihadiri Korps Lalu Lintas Polri, Wakil Menteri BUMN dan para dirjen, serta utusan dari Kementerian Perhubungan.

Sementara setiap 10 sampai dengan 15 bus akan dikawal Satuan Patroli dan Pengawalan Polda Metro Jaya hingga ke gerbang tol Semanggi 2. Jasa Raharja juga menggelar mudik gratis di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (15/8). Sebanyak 30 bus pariwisata akan mengangkut 1.500 pemudik menuju sejumlah kota di Pulau Jawa. Tujuan kegiatan itu untuk memperkecil arus mudik pengendara sepeda motor dan risiko kecelakaan. Jordan
READ MORE - Mudik Bareng Jasa Raharja Pecahkan Rekor MURI

FPJ Lakukan Kegiatan Bakti Sosial

Selasa, 22 Mei 2012


Pondok Bambu-Organisasi massa (Ormas) Forum Pemuda Jakarta melakukan kegiatan sosial berupa pembagian sembako bagi kaum duafa dan anak yatim. Kegiatan tersebut dilakukan di Halaman Rt004/RW06 di Kelurahaan Pondok Bambu , Duren Sawit, Jakarta Timur pada Minggu (20/5). Sebagai ormas yang sudah memiliki badan hukum pada 2007, FPJ rutin melakukan kegiatan amal dalam jangka waktu 6 bulan sekali. Demikian ditegaskan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FPJ Sukanta Wijaya kepada wartawan disela-sela kegiatan tersebut.

“FPJ rutin melakukan kegiatan bakti sosial berupa menyantuni anak yatim, pemberian sembako bagi warga tidak mampu, dan donor dari para fungsionaris dan pengurus FPJ,” kata Sukanta. Ia menambahkan merujuk dari Perda tentang kegiatan ormas bahwa setiap enam bulan sekali harus mengadakan bakti sosial.

Menurut Sukanta masalah sumber dana dalam kegiatan tersebut, bahwa semua dana yang dikeluarkan adalah murni dari donator, pengurus dan simpatisan FPJ. “Alokasi dana yang kami keluarkan adalah murni dari para donator dan simpatisan FPJ, bukan dari pemerintah daerah ataupun lembaga lain,” kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang Partai Pakar itu.

Dalam kegiatan itu FPJ membagikan 500 bungkus sembako bagi kaum duafa dan 100 bingkisan bagi anak yatim. Kegiatan terakhir yang dilakukan FPJ adalah pembagian sembako, donor darah, dan menyantuni anak yatim di Lapangan Bulutangkis Pulo Gebang, Cakung, Jaktim pada 24 Desember 2011 lalu. Jordan
READ MORE - FPJ Lakukan Kegiatan Bakti Sosial

FPJ Lakukan Kegiatan Bakti Sosial



Pondok Bambu-Organisasi massa (Ormas) Forum Pemuda Jakarta melakukan kegiatan sosial berupa pembagian sembako bagi kaum duafa dan anak yatim. Kegiatan tersebut dilakukan di Halaman Rt004/RW06 di Kelurahaan Pondok Bambu , Duren Sawit, Jakarta Timur pada Minggu (20/5).
Sebagai ormas yang sudah memiliki badan hukum pada 2007, FPJ rutin melakukan kegiatan amal dalam jangka waktu 6 bulan sekali. Demikian ditegaskan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FPJ Sukanta Wijaya kepada wartawan disela-sela kegiatan tersebut.

“FPJ rutin melakukan kegiatan bakti sosial berupa menyantuni anak yatim, pemberian sembako bagi warga tidak mampu, dan donor dari para fungsionaris dan pengurus FPJ,” kata Sukanta. Ia menambahkan merujuk dari Perda tentang kegiatan ormas bahwa setiap enam bulan sekali harus mengadakan bakti sosial.

Menurut Sukanta masalah sumber dana dalam kegiatan tersebut, bahwa semua dana yang dikeluarkan adalah murni dari donator, pengurus dan simpatisan FPJ. “Alokasi dana yang kami keluarkan adalah murni dari para donator dan simpatisan FPJ, bukan dari pemerintah daerah ataupun lembaga lain,” kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang Partai Pakar itu.

Dalam kegiatan itu FPJ membagikan 500 bungkus sembako bagi kaum duafa dan 100 bingkisan bagi anak yatim. Kegiatan terakhir yang dilakukan FPJ adalah pembagian sembako, donor darah, dan menyantuni anak yatim di Lapangan Bulutangkis Pulo Gebang, Cakung, Jaktim pada 24 Desember 2011 lalu. Jordan
READ MORE - FPJ Lakukan Kegiatan Bakti Sosial

Dwi Suryawati Resmi Menjadi Ketua DPD PAKAR DKI Jakarta

Sabtu, 05 Mei 2012


LAMA tak terdengar gaung dari Keluarga Cendana. Setelah era Putra-Putri Jendral Besar(Alm) HM Soeharto, mendirikan beberapa partai. Kini giliran cucu tertua mantan Penguasa Orde Baru itu, tak lain adalah Ari Haryo Wibowo Hardjojudanto (Ari Sigit), beliau adalah putra tertua dari Sigit Hardjojudanto. Partai yang dinamakan PAKAR (Partai Karya Republik), sebenarnya didirikan pada 2011 lalu. Namun gaungnya kurang bergema, kendati partai itu telah memiliki 33 Dewan Perwakilan Daerah (DPD).Terkait hal itu untuk lebih mengaktifkan dan mempublikasikan diri menuju sukses pemilu 2014 mendatang.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) mengganti sekitar 5 DPD yang dianggap kurang aktif dan tidak produktif. Kelima daerah itu yakni DKI Jakarta, Sumut, NTB, Papua Barat, dan Maluku Utara. "Pergantian ini, hanya soal keaktifan para pengurus DPD yang dianggap berjalan di tempat dan kurang mampu menjalan aspirasi dari DPP," kata Ari Sigit. Salah satu DPD yang dilantik (dikukuhkan) pada Sabtu (5/5/2012) adalah DPD DKI Jakarta. Yang bertempat di Jalan Poltangan Raya Kompleks Tanjung Barat Persada Kav 13–14 Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Acara ini ditandai dengan meresmikan Kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah DKI Jakarta. Sekaligus menetapkan Ibu Hj. Dwi Suryawati Said sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta Partai Karya Republik. Kegiatan ini dilakukan secara langsung oleh Ketua Umum Partai Pakar Ari Haryo Wibowo Hardjojudanto (Ari Sigit).

Dalam kegiatan itu dihadiri Sekertaris Jendral DPP Pakar Pinto serta beberapa fungsionaris partai yang mewakili Dewan Pimpinan Pusat. Seyogianya akan dihadiri Putri tertua Jendral Besar (Alm) HM Soeharto, Siti Hardijanti Rukmana, namun beliau berhalangan hadir, hanya menucapin selamat lewat karangan bunga. Menurut Ary Sigit bahwa acara peresmian kantor Dewan Pimpinan Daerah DKI Jakarta ini menjadi sangat penting. Sebab DKI Jakarta menjadi barometer kesiapan dan keseriusan partai guna mempersiapkan diri dalam mengikuti verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU)jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 mendatang.

“Ini adalah bagian perjalanan panjang dari Partai Pakar, penggantian pengurus DPD DKI Jakarta antar waktu itu merupakan langkah awal menuju sukes. Kehadiran DPD jelas sangat mendukung program kerja Dewan Pimpinan Pusat (DPP),” kata Ari. Ia menambahkan bahwa Ketua DPD itu dipercaya untuk memikul tanggung jawab yang sangat besar. Berupa persiapan menyongsong verifikasi KPU. Terutama menyikapi soal kelulusan partai ini, sebagai salah satu kontestan di Pemilu 2014 mendatang. Ketua DPD DKI Jakarta terpilih, Hj. Dwi Suryawati Said tak lain adalah merupakan kerabat dekat keluarga Cendana. Ari meminta agar seluruh jajaran pengurus dan fungsionaris partai, untuk segera bergerak fokus, terstruktur dan sistematik dalam mempersiapkan diri menghadapi verifikasi faktual dari KPU. Jordan
READ MORE - Dwi Suryawati Resmi Menjadi Ketua DPD PAKAR DKI Jakarta

FPJ Lakukan Kegiatan Bakti Sosial

Jumat, 04 Mei 2012


JAKARTA-Organisasi massa (Ormas) Forum Pemuda Jakarta akan melakukan kegiatan social berupa pembagian sembako dan menyatuni anak yatim-piatu. Kegiatan tersebut rutin dilakukan FPJ dalam jangka waktu 6 bulan sekali. Demikian ditegaskan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FPJ Sukanta Wijaya kepada MetrorealitaOnline.com di Sekretariatnya di Cipinang Muara, Pondok Bambu, Jakarta Timur pada Jumat(4/5).

“FPJ rutin melakukan kegiatan bakti sosial berupa menyantuni anak yatim, pemberian sembako bagi warga tidak mampu, dan donor dari para fungsionaris dan pengurus FPJ,” kata Sukanta. Ia menambahkan merujuk dari Perda tentang kegiatan ormas bahwa setiap enam bulan sekali harus mengadakan bakti sosial.

Saat disinggung masalah sumber dana dalam kegiatan tersebut Sukanta menyatakan bahwa semua dana yang dikeluarkan adalah murni dari para anggota, pengurus dan simpatisan FPJ. “Alokasi dana yang kami keluarkan adalah murni dari FPJ, bukan dari pemerintah daerah ataupun lembaga lain,” kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang Jaktim Partai Pakar itu.

Kegiatan pembagian sembako dan menyantuni anak yatim itu akan dilakukan pada Minggu (20/5) mendatang di Halaman Rt004/RW06 di Kelurahaan Pondok Bambu , Duren Sawit, Jakarta Timur. Dalam kegiatan itu FPJ menyiapkan 500 bungkus sembako dan penyantunan 100 anak yatim. Kegiatan terakhir yang dilakukan FPJ adalah pembagian sembako, donor darah, dan menyantuni anak yatim di Lapangan Bulutangkis Pulo Gebang, Cakung, Jaktim pada 24 Desember 2011 lalu. Dalam kegiatan itu dihadiri oleh Wakil Walikota Jakarta Timur Christianto. Jordan
READ MORE - FPJ Lakukan Kegiatan Bakti Sosial

SMK Avicena Gelar Expo 2010

Rabu, 28 April 2010


BOGOR - Dalam meningkatkan sumber daya manusia dengan sesuai bidang kejuruan, SMK Avicena di Kec. Tenjo, Bogor Barat, salah satu kejuruan di bidang Pemasaran/Penjualan, terus memberikan kesempatan pada siswanya yang mempunyai bakat di bidang Pemasaran, dengan menggelar kegiatan Expo 2010.

"Kami selalu menginginkan setiap siswa/wi yang lulus mempunyai nilai jual di bidang Pemasaran/Penjualan, dan Alhamdullilah selama ini kami sudah menelurkan siswa/wi yang siap kerja, bahkan kami sudah bekerjasama pada 36 perusahaan yang ada diwilayah sekitarnya, tentunya kegiatan ini sudah yang ke tujuh angkatan, hampir 100 persen alumni Avicena sudah bekerja diperusahaan," ungkap Kepsek SMK AVICENA Wawan.S. S.Pd pada MR diruang kerjanya.

Disamping mengembangkan pendidikan kejuruan dibidang Pemasaran, pihaknya juga memberikan kesempatan pada siswa/wi yang mempunyai talenta seperti dibidang kesenian, salah satu penyaluran bakat jadi seorang entertaiment. "Tentunya kami bekerjasama kepada studio rekaman, dengan acara di sekolah selalu menampilkan kreasi siswa/wi Band, Pelawak, dan juga memainkan alat musik kesenian Jawa Barat," kata Wawan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Avicena, Drs H. Sukatma menjelaskan, "Kami merasa terpanggil dan prihatin kepada masyarakat diwilayah Tenjo dan sekitarnya, karena begitu jauh jarak tempuh untuk mendapatkan sekolah yang layak, tentunya kami sangat mengerti dan memahami untuk mendirikan sekolah kejuruan diwilayah Tenjo-Bogor, bahkan masyarakat tenjo rata-rata hidup perekonomian masih minim, kalau di daerah Bogor yang kami ketahui ada 13 SMK."

"Kami pun menyadari jarak tempuh untuk sekolah maupun kordinasi ke Dinas Pendidikan Bogor sangat memakan waktu 3 sampai 4 jam, sedangkan kami ingin menciptakan pemerataan pendidikan dan dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya Tenjo, Bogor, tentunya daerah Tenjo Bogor berdampingan dengan Kab Tangerang, Banten. Bahkan jarak tempuh sangat cepat, dan kordinasi ke Pusat Pemerintahan Dearah tidak memakan waktu lama, kalau saja, rencana tahun 2011 untuk Bogor Barat tidaka terealisasikan, kami akan bergabung ke Tangerang, karena kami sudah sepakat dari 13 Kecamatan Kab Bogor akan bergabung ke wilayah Kab Tangerang," tegas H Momo yang juga Ketua Dewan Pendidikan Kab Bogor itu. Soleh
READ MORE - SMK Avicena Gelar Expo 2010

AJI Siapkan "Perahu Nabi Nuh" Sambut "May Day"

Selasa, 27 April 2010


BEKASI - Sekitar 50 wartawan dari berbagai media nasional se-Jabodetabek yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) tengah merampungkan pembuatan perahu raksasa sebagai perangkat aksi menyambut Hari Buruh Internasional 1 Mei 2010.

"Perahu yang kami beri nama Bahtera Nabi Nuh ini memiliki panjang 13 meter dengan lebar lima meter. Kerangkanya terbuat dari bahan bambu dan dilapisi kertas semen." ujar Perwakilan AJI Jakarta, Hamludin, kepada ANTARA, di Bekasi, Selasa.

Menurutnya, proses pembuatan perahu raksasa yang berlokasi di Sekretariat AJI di Kelurahan Pancoran, Jakarta Selatan, telah memasuki 70 persen tahap penyelesaian. "Tinggal kami beri roda dan tulisan `Lawan Pemberangusan Serikat Pekerja` di bagian kanan kiri perahu," ujarnya.

Dikatakan Hamludin, perahu tersebut merupakan simbol dari kebersamaan jurnalis dalam wadah serikat pekerja untuk melawan pemberangusan terhadap serikat pekerja yang kini mulai marak terjadi di Indonesia.

"Salah satu contohnya, adalah kasus pemecatan terhadap pengurus serikat pekerja media harian Suara Pembaruan karena dinilai meresahkan perusahaan. Selain itu, kejadian serupa juga marak terjadi di sejumlah perusahaan lainnya di Tanah Air," ujarnya.

Rencananya, kata Ludin, perahu tersebut akan diarak oleh puluhan anggota AJI menuju ke Istana Negara dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta, sebagai kado istimewa untuk Presiden SBY.

"Kami ingin Presiden turut memberikan dukungannya terhadap perlawanan ini. Karena, intervensi perusahaan terhadap serikat pekerja sangat merugikan kaum buruh," ujar Jurnalis dari media Tempo tersebut.

Terkait isu yang akan diperjuangkan dalam kegiatan tersebut, kata dia, meliputi upah layak buruh termasuk pekerja media, dan penghapusan pemberangusan serikat buruh di masing-masing perusahaan. "Sebab, menurut kita jurnalis sama seperti buruh lainnya," ujarnya.

Anggota AJI, kata dia, akan bergabung dengan massa aliansi buruh lainnya di Bundaran HI mulai pukul 09:00 WIB dan dilanjutkan dengan aksi longmarch menuju Istana Presiden. "Meski tanggal 1 Mei nanti jatuh pada hari libur, kita akan sampaikan aspirasi ini secara langsung lewat media massa," katanya.
READ MORE - AJI Siapkan "Perahu Nabi Nuh" Sambut "May Day"

Margonda Raya Dilebarkan Lagi

Rabu, 07 April 2010


DEPOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan memulai pelaksanaan pelebaran Jl Margonda Raya tahap kedua sepanjang sembilan kilometer, pada pertengahan April 2010.

Yayan Arianto, kepala Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Pemkot Depok, mengatakan, pelebaran dimulai sebelah barat Universitas Indonesia (UI) sampai ke simpang tiga Ramada atau Jl Arief Rahman Hakim.

Semula panjang jalan yang dilebarkan hanya 5,2 kilometer, tapi terjadi penambahan 3,8 kilometer sehingga menjadi sembilan kilometer. ''Ini proyek Pemprov Jawa Barat,'' kata Yayan. ''Pemprov menganggarkan Rp 11,5 miliar.

Tidak ada pembebasan lahan dan tempat usaha penduduk karena tanah yang dipakai adalah tanah provinsi. BMSDA juga telah melakukan pengukuran dan tidak mengganggu wilayah lain.

Yayan memperkirakan perluasan Jl Margonda Raya tahap dua ini selesai dalam tiga sampai enam bulan. Namun, sampai saat ini BMSDA belum tahu siapa pemenang tender proyek ini.

''Semuanya diurus oleh pihak provinsi,'' ujar Yayan. Proyek pelebaran Jl Margonda Raya ini hanya satu dari tiga paket. Paket lainnya adalah pelebaran Jl Tole Iskandar sampai Jl Pondok Rongen sepanjang 2,5 kilometer dengan anggaran Rp 16,5 miliar.

Yayan berharap pelebaran ini bisa mengatasi kemacetan di sejumlah ruas jalan di Depok. Nurmahmudi Ismail, wali kota Depok, mengatakan, pelebaran dan perpanjangan jalan telah menjadi kebutuhan kota yang sedang tumbuh. Terlebih, katanya, Jl Margonda Raya telah menjadi pusat bisnis.

Sedangkan Qurtifa Wijaya, ketua Komisi A DPRD Depok, mendesak pemerintah mengantisipasi dampak yang ditimbulkan selama proses pelebaran jalan. Salah satunya adalah kemacetan lalu lintas.''Harus ada jadwal pembangunan yang jelas dan tidak molor,'' katanya.

Ia menambahkan, pemerintah juga harus melakukan koordinasi dengan Telkom dan PLN agar penggalian tidak menimbulkan kerusakan jaringan telekomunikasi dan listrik.
Sedangkan anggota Komisi C DPRD Depok, Babay Suhaimi, mengatakan, pelebaran jalan itu bukan solusi untuk mengatasi kemacetan di Depok. ''Harus ada jalan alternatif baru yang dibangun,'' katanya.

Selain Jakarta, Depok memang merupakan daerah yang dikenal macet. Diperkirakan, lebih dari puluhan ribu kendaraan masuk ke kota ini setiap harinya, baik kendaraan pribadi, seperti mobil dan motor, maupun angkutan umum.

Beragam upaya telah dilakukan pemerintah kota untuk mengurangi kemacetan yang ada. Di antaranya, dengan rekayasa lalu lintas, green way (buka tutup jalan), dan 'angkot' way (jalur khusus untuk angkot).
READ MORE - Margonda Raya Dilebarkan Lagi

Lima Perampok Bersenjata Jarah Stasiun Elpiji


BEKASI - Lima perampok bersenjata menjarah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) milik PT Indika Energi Pertamina di Jalan Raya Hankam RT 4/5, Jati Ranggon, Jati Sampurna, Pondok Gede, Kota Bekasi, pada Rabu (7/4).

Tanpa sepengetahuan dua petugas keamanan SPBE, lima perampok masuk dengan cara melompati gerbang. Setelah berhasil menyelinap ke pos penjagaan, mereka langsung melumpuhkan kedua petugas keamanan tersebut.

Dua petugas keamanan, yaitu Sutrisno (22 tahun) dan Kafidullah (23) diancam dengan senjata tajam berupa golok. Setelah itu perampok mengikat tangan dan kaki petugas keamanan itu dengan tali dan menutup mulut korban dengan kain. ''Mereka mengancam menggunakan golok dan mengikat kami lalu kami digiring ke mushala” jelas Sutrisno.

Setelah berhasil melumpuhkan kedua petugas keamanan, kawanan perampok langsung memasuki kantor dengan membongkar paksa pintu kantor. Perampok membongkar brankas yang ada di dalam kantor tersebut.

Menurut kepala SPBE, Sapardiman, pihaknya mengalami kerugian lebih dari RP 16 juta karena selain mengambil uang yang ada di brankas, kawanan perampok juga merusak Closed Circuit Television (CCTV) yang ada di dalam kantornya. Kasus perampokan ini masih dalam penyelidikan Polsek Pondok Gede, Bekasi.
READ MORE - Lima Perampok Bersenjata Jarah Stasiun Elpiji