Selamat Datang di BLOG KORAN METRO REALITAS -- Menyajikan Beragam Informasi Peristiwa dan Olahraga
« »
Tampilkan postingan dengan label Figur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Figur. Tampilkan semua postingan

Jessica, di Kolam Ingat Anak

Minggu, 25 April 2010


MAKASSAR-Perenang lain jadi bintang karena meraih medali emas lebih dari enam di kelompok umur masing-masing. Seperti Muh. Hamgari (KU II Putra), Hasil Mamma (KU I Putra), Istiqoma (KU III Putri), atau Dewa Gede Anom Artha Tanaya (KU IV Putra).

Ya, meski hanya mampu meraih dua medali emas di KU I dan senior di nomor 100 meter gaya bebas dan 200 meter gaya bebas putri, namun nama Jessica Lauren, tetap masih jadi buah bibir di Real Good Kejuaraan Renang KU Piala Menpora Seri II 2010,

Maklum, wanita kelahiran Makassar 21 Januari 1989, ini satu-satunya peserta yang sudah berkeluarga dan satu-satnnya peserta tertua dengan berbagai prestasi.

Meski perenang paling tua dan sudah berkeluarga, namun Jessica masih berprestasi. Meskipun, kondisi perutnya masih nyeri akibat operasi Caesar yang dialaminya ketika melahirkan bayi pertamanya, Gerald Shawan pada Oktober 2009 lalu.

“Masih terasa nyeri diperut, apalagi kalau saat menggenjot. Itu sebabnya, tadi tidak berani memaksakan diri. Ya, ini juga hanya sebagai pemanasan menjelang PORDA Sulsel di Pangkep mendatang,” ujar Jessica.

Jessica sebenarnya, tidak ingin tampil di Real Good Kejuaraan Renang KU Piala Menpora Seri II 2010, yang berakhir pada Minggu (25/4) di Stadion Renang Andi Mattalata, Makassar. Namun, pengurus PRSI Sulsel ‘memaksanya’ tampil ambil bagian.

“Saya sudah hamper dua tahun tidak berenang. Apalagi setelah me;lahirkan pada Oktober 2009, saya sudah tidak menyentuh kolam. Cuma dua bulan terakhir ini saya baru bermain di kolam. Maklum, di samping kesibukan mengurus anak, saya dan bersama suami menjaga took,” uungkap.

Jessica, boleh jadi salah seorang atlet yang pantas jadi panutan. Meski sudah berkeluarga, namun atlet yang pernah menghuni pelatnas ini tetap semangat berlatih dan bertanding. Meski terkadang di kolam, wanita kelahiran Makassar 26 Januari 1989, tetap ingat sang buah hati. Jok
READ MORE - Jessica, di Kolam Ingat Anak

Penyakit Sembuh Berkat Renang


MAKASSAR-Banyak jalan menuju Roma. Banyak jalan dan cara menyembuhkan penyakit. Bisa dengan minum obat dan terapi secara teratur. Dan, bisa juga dengan cara berolahraga secara kontinyu.

Paling tidak itulah yang dilakukan Valery Geraldine Onthoni, salah satu bintang atau perenang terbaik di Kelompok Umur II di Real Good Kejuaraan Renang KU Piala Menpora Seri II 2010, yang berakhir pada Minggu (25/4) di Stadion Renang Andi Mattalata, Makassar.

Valery Geraldine, ketika kecil hingga kelas 2 SD pada 2002, ia mengidap penyakit asma alias bengek. Hampir seluruh obat terbaik di Makassar sudah dikonsumsi pelajar kelas 3 SMP Advent Makassar ini. Tapi, tetap saja tidak sembuh. Apalagi, jika musim hujan, maka penyakit asmanya pun kambuh.

Kata dokter kepada mama, kalau anak ibu mau sembuh, anaknya mesti rajin ke kolam berenang atau berendam. Eh lama kelamaan saya ketagihan berenang. Dan, akhirnya saya pun jadi atlet renang. Saya sampai sekarang penyakit asma saya tidak pernah kambuh lagi,” ujar wanita yang mengagumi Elsa Manora Nasution ini.

Anak pasangan Celcius Herman Onthoni dan Aveline Juliette ini yangt bercita-cita sebagai polwan ni, merupakan salah satu bintang di KU II Real Good Kejuaraan Renang KU Piala Menpora Seri II. Sebab, pemilik tinggi berat badaqn 167/57 ini berrhasil menyambar tujuh medali emas. Medali emas terakhir yang dipersebahkan di nomor 50 meter gaya bebas putrid.

“Sayang saya hanya meraih tujuh medali emas, dua nomor terbang diraih perenang Makassar dan Sinjai. Tapi, ini sudah sesuai target saya, yakni enam medali emas. Mudah-mudahan saya lebih giat lagi berlatih,” terang Valery Geraldine.

Prestasi yang ditoreh Valery Geraldine, tentu menyejukkan hati sang ibunda tercinta: Aveline Juliette yang sejak hari pertama Real Good Kejuaraan Renang KU Piala Menpora 2010 menemani putrid sulungnya ini.

“Dari awal Valery begitu semangat berlatih. Makanya ketika bertanding di kolam renang saya dan teman-temanya memberikan dukungan semangat kepada dia. Lumayan, prestasinya bisa meraih tujuh medali emas,” ungkap Aveline Juliette. Jok
READ MORE - Penyakit Sembuh Berkat Renang

Anom, Calon Bintang Masa Depan


MAKASSAR- Selain Hasril Mamma, Muh. Hamgari, Istiqama, dan Valeri Geraldine Onthoni, dan Jessica ada satu bintang kolam renang yang jadi buah bibir di event Real Good Kejuaraan Renang Kelompok Umur (KU) Piala Menpora Seri II 2010 yang digelar di Stadion Renang Andi Mattalata, Makassar.

Ya, dia adalah Dewa Gede Anom Artha Tanaya. Putra pasngan Dewa Made Juliantara dan Ketut Wiwin, satu-satunya peserta yang datang paling jauh di luar kota Makassar. Namun prestasi yang ditoreh pelajar Kelas 4 SDN VI Dauh Puri Denpasar ini cukup speltakuler. Bayangkan, seluruh nomor yang dipertandingkan semuanya disambar dengan kepingan medali emas.

Di hari pertama event Real Good Kejuaraan Renang Kelompok Umur (KU) Piala Menpora Seri II 2010, misalnya Gede Anom mengoleksi empat medali emasdi hari pertama melalui nomor 100 meter gaya punggung KU IV, 200 meter gaya ganti KU IV, 200 meter gaya bebas KU IV, dan 50 meter kupu-kupu KU IV. Sementara di hari kedua Gede Anom turun di dua nomor, dua-duanya berhasil meraih medali emas, yakni di nomor 50 meter gaya punggung KU IV dan 50 gaya bebas KU IV. Begitu jga hari terakhir, Gede Anom mampu meraup tiga medali emas.

“Saya mulai berenang kelas 2 SD. Itupun dari sekolah karena ada pelajaran ekstrakurikuler, di mana harus memilih salah satu cabang olahraga. Kebetulan saya pilih renang. Eh lama kelamaan saya jadi senang. Saya juga tidak menyangka bisa meraih medali emas sebanyak ini. Yang pasti senanglah,” ujar Gede Anom begitu polos yang bercita-cita jadi dokter.

“Dia calon perenang hebat. Dari gayanya berenang saja sudah kelihatan. Ketika bertanding di nomor 50 meter gaya kupu-kupu KU IV, misalnya dia jauh meninggalkan rekan-rekannya. Bahkan, hamper 25 meter para pesaingnya ditinggalkan,” ujar Lukman Niode, penggagas event Real Good Kejuaraan Renang Kelompok Umur (KU) Piala Menpora.

Untuk itu, kata Lukman, bakat-bakat alam yang telah ditemukan harus dipoles dan dibina dengan benar. Sebab, jika ssitem pembinaannya salah, maka sang calon bintang tidak bisa berkembang.

“Di sinilah peran para Pembina. Sekarang ini sulit mencari bibit-bibit baru. Selain minimnya event yang digelar juga keterbatasan dana. Untuk itu, kita harus giat mendatangkan sponsor. Contohnya Real Good dari JAPFA, kita bersyukur mereka mau mensponsori olahraga renang. Apalagi, sekarang olahraga sudah merupakan industri,” papar Lukman Niode yang juga Ketua Umum PRSI DKI Jakarta. Jok
READ MORE - Anom, Calon Bintang Masa Depan