
JAKARTA - Perbaikan jalan sepanjang 300 meter yang berlokasi di Jl Inspeksi RT 07/05, Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, hingga kini masih terbengkalai. Padahal, usai mengerjakan turap dan belasan tiang pancang di pinggir kali yang dimulai sebulan lalu, harusnya pekerja juga melakukan pengecoran jalan. Tapi, anehnya belum sempat pengecoran jalan justru sudah ditinggalkan begitu saja, sehingga kondisi aspal jalan masih membahayakan pengguna kendaraan bermotor.
M Oyoh (78) salah seorang warga sekitar mengakui, sejak dua minggu terakhir tidak tampak lagi aktivitas perbaikan jalan yang tepat berada di sisi kiri RSCM tersebut. Menurutnya, sebelum proyek itu terhenti salah satu pekerja sempat berbicara kepadanya, jika tugas mereka sudah selesai karena akan ada tim lain lagi yang akan mendatangi lokasi untuk melakukan pengecoran aspal jalan.
“Saya dengar tugas mereka memperbaiki turap sudah selesai dan untuk pengecoran bukan tugas mereka lagi. Tapi, tim lain yang dimaksud hingga saat ini tidak pernah datang,” sesalnya, Selasa (6/4).
Akibat terbengkalainya perbaikan jalan itu, sejumlah sepeda motor yang sempat dilarang melintas karena ada pekerjaan, menggunakan jalan itu kembali meski pengendara harus berhati-hati karena kondisi medan yang tidak bersahabat.
Sukarna (50) salah satu pengendara sepeda motor menyesalkan terhentinya perbaikan jalan tersebut. Ia berharap perbaikan segera dilanjutkan mengingat ruas jalan itu vital bagi pengguna kendaraan bermotor. “Masa kerja belum selesai sudah ditinggalkan begitu saja,” katanya.
Kasudin PU Jalan Jakarta Pusat Indriastuti mengaku, perbaikan masih berlangsung dan tidak ditinggal karena yang mengerjakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) dari Dinas PU. “Yang pasti perbaikan tetap berjalan, dan itu juga rusak gara-gara alat berat dan truk pek RSCM” tandasnya. Jok/Bjc
Pangdam Jaya: Ada Umat Islam Pakai 'Amar Makruf' untuk Klaim Kebenaran
5 tahun yang lalu